Usaha dan Cara Ternak Kambing Etawa

Dengan semakin populernya kambing etawa, sehingga tidak hanya menjadikan kambing ini sebagai kambing penghasil susu atau kambing pedaging, tetapi juga untuk dikoleksi atau dikonteskan. Banyak para peternak kambing beralih berternak kambing etawa. Karena peminat kambing etawa tidak pernah sepi baik untuk pasar pedaging ataupun hobis. Tidak hanya di pasar lokal, kambing etawa siap di tampung di pasar global. Dengan kenyataan seperti ini, membuat kita yakin kalau pasar kambing etawa akan pernah selalu ramai peminat.

Persiapan Ternak Kambing Etawa

Sebelum terjun ke dalam bisnis kambing etawa, ada baiknya kita persiapkan yang diperlukan agar kita tidak perlu repot dengan kebutuhan kecil yang dibutuhkan.

  • Tentukan visi dan pasar yang akan dituju. Apakah kambing etawa akan dimanfaatkan susunya, dagingnya, atau sebagai kambing kontes. Karena adanya perbedaan perawatan.
  • Kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya. Bisa bertanya kepada orang sudah terjun ke bisnis ini. Sehingga kita akan mempunyai gambaran kesulitan apa saja yang biasa dihadapi dan kelebihan yang diperoleh dalam ternak kambing etawa.
  • Membuat catatan keungan. Anggaran jangan dihabiskan untuk membeli induk kambing.
  • Carilah tempat yang cocok sebagai habitat kambing etawa.
  • Untuk menjaga kesehatan kambing, sediakan obat-obatan dan rajinlah konsultasi dengan dokter hewan. Atau kamu dapat konsultasi dengan Dinas Peternakan setempat.
  • Ikuti seminar atau workshop tentang ternak untuk menunjang ilmu, sehingga tidak kebingungan ketika ada kendala dalam beternak.
  • Berdoa dan siapkan mental (tawakkal). Karena inilah kunci sukses dalam ternak kambing etawa.

Setelah paham, cobalah untuk menerapkan poin-poin di atas. Kemudian kita mulai action berternak kambing etawa. Beberapa kelebihan dari ternak kambing daripada hewan ternak lainnya yaitu umurnya panjang, dapat dipanen dalam waktu relatif singkat dan tidak memerlukan lokasi yang luas. Dengan usaha ternak kambing, berarti kita membuka lapangan usaha baru dan berupaya meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar.

Ternak Kambing Etawa

Dasar dari ternak kambing etawa terdiri dari tiga hal. yaitu pengadaan, pakan dan pelaksanaan. Apabila melakukan tiga hal tersebut dengan baik, maka usaha ternak kambing etawa akan lancar. Namun kenyataannya tidaklah mudah, khususnya dalam pelaksanaan. Tetap saja akan ada kendala yang berupa apapun. Di situ kita dituntut harus bersabar dan terus belajar terutama kepada peternak senior di daerah kita.

Pengadaan Induk Etawa

fotohewan.info

fotohewan.info

Belilah induk dari peternak yang kita kenal secara pribadi atau sudah terpercaya. Dengan begitu dapat kita ketahui track record dari kambing yang kita beli. Kambing etawa yang akan dijadikan sebagai pejantan haruslah memiliki tubuh yang besar dan gagah, punggung yang lurus/tidak bengkok, kaki yang kokoh, tidak ada cacat, sehat dan berumur lebih dari 1,5 tahun. Untuk induk kambing etawa betina yang bagus pada umumnya memiliki ciri bertubuh proporsional dan simetris lurus, jinak, kaki lurus, tumit cenderung tinggi, berputing dua buah, dan sehat tanpa cacat. Setibanya kambing di kandang berikanlah vitamin hingga beberapa hari ke depan. Untuk mencegah penyakit dalam proses adaptasi di habitatnya yang baru.

Pakan Kambing Etawa

Pemberian pakan pada ternak kambing etawa harus kita sesuaikan antara kebutuhan gizi dengan usianya. Sebisa mungkin pakan mengandung karbohidrat, protein, mudah dicerna, vitamin, dan tentunya harus yang mudah didapat plus murah. Di pedesaan, pakan kambing pada umumnya rumput/tumbuhan hijau dengan tambahan kacang-kacangan yang terkandung vitamin dan mineral di dalamnya. Namun untuk saat ini sudah banyak para peternak di pedesaan yang menggunakan pakan buatan. Pakan buatan ini mengandung gizi lebih tinggi dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi kambing etawa.

Pelaksanaan Ternak Kambing Etawa

Untuk kandang kambing etawa sebenarnya sama seperti kandang kambing biasa (bisa dibaca di Cara Ternak Kambing), namun ada syarat utama bagi kambing etawa, yaitu kebutuhan terhadap sinar matahari harus cukup, kandang harus bersih, tidak dekat dengan rumah dan adanya ventilasi agar hawa angin dapat masuk. Sinar matahari dapat mencegah kotoran yang mengandung bakteri agar tidak tumbuh di sekitar kandang.

Setidaknya kambing etawa beranak 3 kali dalam dua tahun. Namun usahakan agar bisa beranak lebih dari itu. Oleh sebab itu yang harus jadi patokan dalam cara ternak kambing etawa yaitu usia kambing disebut dewasa ketika berusia setengah sampai satu tahun. Kambing etawa dikawinkan ketika usia benar-benar matang, sekitar 11-12 bulan. Ada pula yang sudah dewasa dan matang pada usia 10 bulan. Induk kambing etawa harus memiliki bobot lebih dari 50kg pada usia produktif. Birahi kambing selama 1-2 hari dan siklus itu dapat bertahan selama 2-3 minggu. Tanda kambing mulai birahi yaitu ketika kambing terlihat gelisah dan mondar-mandir, nafsu makan berkurang, ekor terus bergerak dan dikibas-kibaskan, kemaluan membesar dan terus bergerak (diam bila kambing dinaiki), sering buang air kecil.

Masa kehamilan kambing etawa kurang lebih 5 bulan. Masa melahirkan ditambah istirahat sekitar 2 bulan. Pada masa itu harus dijaga pola makan dan kebersihan kambing. Apabila kurang memperhatikan pola makan dan kebersihan, kambing akan cacingan dan terkena skabies atau kudisan.

Setelah berhasil memasuki masa panen, teruslah rawat induk beserta anak kambing dan tingkatkan produksinya. Semua bagian dari kambing etawa mulai dari susu, daging, kulit, hingga kotorannya laku dijual. Pada usia lebih dari 1,5 tahun biasanya berat badan kambing etawa akan sulit naik lagi. Maka siasatilah dengan menjualnya saat kambing sedang naik daun. Sehingga kambing dapat terjual dengan harga yang cukup tinggi.

2 Comments

  1. zalbidin January 11, 2016
  2. sasel bahri February 27, 2016

Add Comment