Tips Meningkatkan Kualitas Tidur

Tidur merupakan istirahat yang paling efektif. Karena dengan tidur, hampir semua organ tubuh kita ikut beristirahat. Tidak sedikit penyakit-penyakit yang ditimbulkan oleh kekurangan tidur atau tidur yang tidak berkualitas. Oleh karenanya kita harus menjaga kualitas tidur kita.

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan kualitas tidur, yaitu

Makanan

Makanan yang kita masukan ke perut sangat besar pengaruhnya. Termasuk terhadap tidur kita. Maka makanlah yang bergizi yang sesuai dengan kebutuhan tubuh kita.

Hindari Alkohol, Kafein, Nikotin dan Bahan Kimia yang Menghambat Tidur

Sudah sangat jelas mengkonsumsi alkohol sangat merugikan tubuh kita. Menurut Tim dari London Sleep Centre, alkohol memang dapat memangkas waktu untuk kita bisa terlelap, namun akan mengganggu siklus tidur alami. Alkohol juga merampok tipe tidur yang paling nikmat yaitu ketika mimpi muncul. Dan jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama, akan menyebabkan insomnia.

Kafein Dalam Kopi Menyebabkan Tidur Tidak Berkualitas Akibat Kopi
Kafein yang Terkandung di Dalam Kopi Menyebabkan Tidur Tidak Berkualitas

Kita semua tahu bahwa kopi sering dijadikan ‘senjata’ apabila kita hendak begadang. Kenapa bisa begitu? Karena di dalam kopi terdapat kafein. Kafein dapat menjadi energi-booster yang dapat membangkitkan kembali orang yang lelah atau membantu agar tetap terjaga terutama di malam hari. Jika minum kopi atau teh menjelang tidur akan menunda jadwal tidur, waktu tidur menjadi singkat dan “kedalaman” tidur akan berkurang. Adanya kafein dalam aliran darah dapat menyebabkan kualitas dan durasi tidur menurun, selama tidur akan terlihat gelisah dan menyebabkan terjaga sepanjang malam. Kafein berdampak pada suhu tubuh ketika kita tidur. Itu dapat mengganggu siklus dari perubahan suhu secara alami.

Nikotin golongan dari  kelompok zat stimulan, yang memberikan efek menyegarkan seperti kafein dan coklat. Nikotin juga mempunyai efek menenangkan, sehingga perokok merasa santai dan tenang saat menghisap asapnyanghirup asapnya. Nikotin mempunyai efek stimulan yang lebih kuat. Sehingga perokok lebih membutuhkan waktu lebih lama untuk tertidur.

Jangan Terlalu Banyak Makan di Malam Hari

Nasi Kebuli dalam Porsi Besar
Makanan Berat dalam Porsi Besar Harus dihindari Ketika Malam Hari Untuk Menjaga Tidur Tetap Berkualitas

Orang-orang terutama para wanita yang sangat memperhatikan berat badan tubuhnya akan sangat berhati-hati untuk makan di malam hari. Kita semua tahu makan malam terlalu banyak akan sangat mudah menaikan berat badan. Namun tidak hanya itu, banyak makan di malam hari juga dapat menurunkan kualitas tidur kita. Hindari makanan atau minuman yang mengandung cairan, misal sup dan milkshake. Karena makanan dan minuman seperti itu akan menyebabkan kita terbangun dari tidur di malam hari karena kebelet ingin buang air. Hindari pula makan dalam porsi besar dan pedas, karena dapat menyebabkan ketidaknyamanan di perut.

Hindari pula tidur setelah makan. Karena dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan penumpukan lemak. Tidur setelah makan juga menyebabkan alat pencernaan melakukan tugas lebih berat dan menyebabkan tidur tidak nyenyak.

Jaga Asupan Cairan Tubuh

Minum yang cukup untuk menjaga agar tidak bangun tengah malam karena kehausan. Tapi jangan terlalu banyak dan terlalu dekat dengan waktu tidur. Karena akan menyebabkan kebelet ingin buang air di malam hari.

Ubah Kebiasaan

Ubahlah kebiasaan buruk kita selagi kita masih muda. Karena jika sudah terbiasa, maka akan sangat sulit untuk merubahnya. Dan itu akan menyebabkan tidur kita tidak berkualitas selama kita hidup.

Jangan Begadang

Sekarang ini begadang mungkin sudah menjadi kebiasaan. Entah itu karena harus bekerja, belajar menjelang ujian atau hanya sekedar bermain game atau internetan. Tapi tahukah kalau begadang itu sangat tidak baik bagi kesehatan? Diantara dampak negatif dari begadang adalah:

  1. Berat badan
  2. Sistem kekebalan tubuh melemah
  3. Sulit tidur lebih awal
  4. Penyakit jantung
  5. Diabetes
  6. Stroke
  7. Tekanan darah tinggi
  8. Sakit kepala
  9. Refleks melemah
  10. Mengurangi harapan hidup