6 Tips Memilih Ekskul untuk Anak

Tips Memilih Ekskul untuk Anak – Pada dasarnya, kebutuhan seorang manusia mencakup tiga aspek, yaitu afektif, kognitif, dan psikomotorik. Aspek afektif memiliki kaitan dengan emosi atau perasaan. Adapun aspek kognitif berhubungan dengan kemampuan berpikir dan logika, sementara aspek psikomotorik berkaitan dengan aktivitas-aktivitas fisik.

Secara ideal, ketiga aspek ini harus dipenuhi dengan ideal, utamanya untuk anak-anak yang masih dalam usia tumbuh kembang. Pasalnya, ketiga aspek inilah yang memiliki peranan penting dalam membentuk karakter dan kualitas di dalam diri seorang anak.

TIPS MEMILIH EKSKUL UNTUK ANAK

Biasanya aspek kognitif sudah bisa terpenuhi lewat pendidikan yang diterima di sekolah. Nah, untuk memenuhi aspek afektif dan psikomotorik anak, biasanya dilakukan dengan kegiatan lain seperti ekskul.

Sekalipun ekskul tergolong penting bagi anak, namun para orang tua haruslah lebih bijak dalam memilih ekskul bagi anak-anaknya. Hal ini bertujuan agar kegiatan tambahan ini tidak membuat anak merasa terbebani, apalagi jika kegiatan sekolahnya memang sudah sangat padat.

Nah, sebelum memutuskan untuk memberikan kegiatan ekskul tertentu pada anak Anda, sebaiknya pertimbangkan hal berikut:

Jenis Ekskul

Sebaiknya carilah ekskul yang dominan pada kegiatan afektif dan psikomotorik. Biasanya, ekskul yang mendukung aspek afektif berhubungan dengan seni seperti menyanyi, menari, atau menggambar. Sementara untuk ekskul yang mendukung aspek psikomotorik umumnya cenderung pada kegiatan olahraga seperti bola, renang, basket, dan lain-lain.

Meski demikian, bukan berarti bahwa ekskul yang bersifat kognitif seperti les matematika atau bahasa tidak diperbolehkan. Selama kegiatan seperti ini memang dibutuhkan dan sang anak juga memiliki minat serta merasa mampu untuk mengikutinya, maka silahkan saja dipilih.

Frekuensi Ekskul

Selain jenis, pertimbangkan pula untuk melihat frekuensi dari ekskul tersebut. Usahakan untuk mengatur agar jadwal sang anak tidak terlalu padat, karena bisa saja ia sudah merasa sangat lelah setelah mengikuti kegiatan sekolah.
Jangan sampai kegiatan ekskul ini menjadi pengganggu aktivitas utamanya di sekolah, apalagi jika sampai membuatnya merasa stres. Selain itu, kegiatan ekskul ini juga tidak boleh sampai merampas hak-hak anak dalam bermain.

Libatkan Anak dalam Memilih

Tips memilih ekskul untuk anak selanjutnya adalah dengan melibatkannya dalam memilih ekskul itu sendiri. Kita tentu menginginkan yang terbaik, namun jangan sampai membuat kita menjadi otoriter karena berpikir lebih paham mengenai apa yang terbaik untuk sang anak.

Untuk itu, libatkanlah anak Anda dalam memilih ekskul yang akan dijalani nantinya. Mengikutsertakan anak untuk memilih ekskul akan melatih kemampuannya dalam menyampaikan pendapat dan keinginannya, sehingga bisa membuatnya lebih bertanggung jawab terhadap pilihannya tersebut.

Sesuaikan dengan Minat Anak

Memilih ekskul yang sesuai dengan minat anak akan sangat membantu dalam mengasah kemampuan dan bakatnya. Selain itu, sang anak juga akan merasa lebih menikmati dan senang dalam menjalani ekskul tersebut. Dengan tidak adanya rasa terbebani, maka sang anak akan mendapatkan manfaat dari kegiatan ini.

Sesuaikan dengan Kapasitas Anak

Selain menyesuaikannya dengan minat, Anda juga harus menyesuaikan dengan kemampuan sang anak itu sendiri. Dalam hal ini, Anda tentu harus mengetahui sejauh mana kemampuan dan kapasitas sang anak dalam menerima kegiatan ekskul tersebut.

Pertimbangkan Fisik Anak

Anda juga wajib untuk memperhatikan kemampuan fisik sang anak mengingat ia akan menjalani berbagai kegiatan. Jika ia termasuk anak yang rentan terhadap sakit, maka jangan memberikan ia terlalu banyak ekskul. Atau jika memang memungkinkan, pilihlah ekskul yang bisa dilakukan di rumah.

***

Agar bisa mengetahui sejauh mana kapasitas, minat, dan daya tahan anak Anda dalam menjalani kegiatan ekskul, maka sebaiknya lakukanlah sistem try out (uji coba) terlebih dahulu. Hal ini sangatlah membantu bagi anak dan orang tua sehingga bisa mendapatkan gambaran mengenai seperti apa kegiatan ekskul yang akan dijalani nantinya. Apakah sang anak suka atau mampu untuk menjalani ekskul tersebut atau tidak.

Itulah beberapa tips memilih ekskul untuk anak yang sebaiknya Anda pertimbangkan. Semoga ekskul yang nantinya akan dijalani oleh anak Anda bisa memberikan manfaat dan tidak membuatnya justru merasa terbebani.

Add Comment