Tips Agar Hubungan Langgeng dan Awet Hingga Maut Menjemput

Ada ribuan atau lebih artikel yang ditulis mengenai tips agar hubungan langgeng, tapi sedikit yang sepertinya menjelaskan beberapa hal yang menjadi inti dan sangat penting dalam suatu hubungan. Jadi, inilah beberapa tips agar Kamu memiliki hubungan yang langgeng.

Namun, sebelum saya mulai, sangatlah penting untuk menghilangkan mitos umum dalam relationships – Sebuah hubungan (seharusnya) mudah. Ini tidaklah benar. Ungkapan rumput tetangga selalu lebih hijau sangat tepat dalam hal ini, karena hanya beberapa orang yang berbagi tentang kebenaran dari banyaknya pekerjaan yang mesti dilakukan untuk membuat hubungan mereka langgeng (itulah mengapa banyak pernikahan berakhir dengan perceraian).

Pernikahan, atau sebuah hubungan, memerlukan perhatian konstan, pengasuhan, dan banyak pekerjaan lain. Jika Kamu memahami dan menerima perlunya perhatian terus menerus dalam hubungan Kamu, Kamu memulai dengan langkah yang tepat.

Inilah beberapa tips agar hubungan langgeng untuk Kamu terapkan kepada hubungan percintaan Kamu.

1. Kompromi

Sebuah hubungan tidak hanya tentang menerima, tapi juga memberi. Jika Kamu menemukan diri Kamu tidak memberi terlalu banyak, atau merasa kesal akan betapa banyaknya yang Kamu berikan dan betapa sedikitnya yang Kamu dapatkan, Kamu mungkin berada dalam hubungan yang tidak seimbang dimana satu sisi menerima lebih banyak dibanding yang mereka beri.

Sebagai contoh, beberapa pasangan kadang secara keliru percaya bahwa ‘cinta’ akan membantu mereka menangani semua masalah yang akan hadir, dan jika seseorang benar-benar mencintai Kamu, mereka akan melakukan apapun yang Kamu minta.

Tapi manusia adalah makhluk independen dengan kepribadian dan kebutuhan masing-masing. Hanya karena Kamu menemukan seseorang yang membuat Kamu ingin menghabiskan waktu Kamu bersamanya, bukan berarti dalam prosesnya kita menyerah akan identitas kita sendiri.

2. Komunikasi

nenogoblog.wordpress.com

nenogoblog.wordpress.com

Sebuah hubungan hidup dan mati bukan dengan pedang, tapi dengan seberapa banyak diskusi yang dilakukan kedua belah pihak. Jika dua orang tidak dapat menemukan cara untuk mengkomunikasikan kebutuhan dan perasaan dengan jujur dan terbuka kepada masing-masing, hubungan itu tidak memiliki peluang untuk bertahan lama. Satu pasangan harus dapat mencari cara berkomunikasi secara rutin, terbuka, dan langsung.

Ini tidak berarti menunggu alasan untuk memberitahukan kepada orang tercinta Kamu seberapa mengganggunya dia saat dia melemparkan pakaian ke lantai bukan ke keranjang. Hal itu berarti memberitahunya saat Kamu meraa perlu, dan jangan lupa untuk melakukannya dengan cara sopan tapi tegas.

3. Pilih Pertengkaran Kamu Secara Hati-hati

Setelah menikah, pasangan cenderung menemukan hal yang sama tak peduli siapa dia – bahwa mereka merupakan dua orang berbeda dan tinggal bersama lebih sulit dibandingkan dengan siapapun yang pernah memberitahukan mereka. Cinta mengalahkan banyak sekali hal, tapi tidak sebanding dengan hidup bersama penuh waktu dengan orang lainnya.

Siapkan diri Kamu akan tantangan ini dengan memilih argument mana yang Kamu ingin ubah menjadi pertempuran sengit. Sebagai contoh, apakah Kamu benar-benar ingin memulai pertengkaran tentang penutup pasta gigi atau seberapa bersih kamar mandi?

Atau apakah Kamu memilih untuk menyimpan energy Kamu untuk diskusi tentang keuangan, anak-anak dan jalan karir (intinya, hal-hal yang mungkin sangat berarti bagi seseorang). Terlalu banyak pasangan yang bertengkar karena hal-hal yang bodoh.

Membangun sebuah hubungan yang langgeng memerlukan banyak hal selain dari cinta. Apakah Kamu siap untuk berjuang demi cinta Kamu? Jika ya, semoga tips agar hubungan langgeng di atas dapat berguna bagi Kamu.

Add Comment