Sifat yang Sangat Dicintai Allah (Bagian 1): Tawakal dan Sabar

Al Quran merupakan pedoman hidup umat manusia, khususnya bagi seorang Muslim. Maka sudah sepantasnya kita menjalani hidup ini mengikuti aturan yang sudah tertera di dalam Al Quran. Sebagai seorang Muslim tentu saja kita sangat menginginkan dicintai oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Untuk itu kita harus tau, sifat apa saja yang akan membuat kita dicintai oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Di dalam Al Quran disebutkan setidaknya ada 18 sifat yang dapat mengundang cintaNya. Namun kita bahas dua sifat terlebih dahulu.

Tawakal

tawakal akan dicukupkan oleh Allah

blogakudandunia.blogspot.com

Tawakal termasuk salah satu sifat yang paling dicintai oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Tawakal sering kali disangdingkan dengan ikhtiar. Dalam kehidupan sehari-hari, kita harus selalu berikhtiar kepadaNya untuk mencapai tujuan yang diinginkan, baik berupa kebahagiaan di dunia maupun akhirat kelak.

Namun demikian, kita juga harus berusaha sekuat tenaga. Sementara hasilnya, kita serahkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Sebab, hanya Dia Yang Maha Mengetahui kebaikan bagi diri kita. Itulah salah satu hikmah tawakal kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala setelah kita berusaha sesuai kemampuan yang dimiliki.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

perintah-tawakal

Selain ayat tersebut, Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga menjelaskan hikmah tawakal dalam ayat yang lainnya, sebagai berikut:

rezeki-untuk-orang-bertawakal

Dalam kedua ayat tersebut, Allah Subhanahu Wa Ta’ala. telah berjanji akan memberi kecukupan hidup kepada orang-orang yang bertawakal, termasuk dalam urusan rezeki. Oleh karena itu, jadilah kita sebagai orang-orang yang bertawakal dan tidak hanya pasrah pada takdir Allah. Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam. bersabda:

“Andaikan kalian tawakal kepada Allah dengan sebenarnya, niscaya Allah akan memberi rezeki kepada kalian, seperti memberi rezeki pada burung. Mereka pergi pagi dengan perut kosong dan pulang sore dengan perut kenyang.” (HR. Tirmidzi)

Serahkan semua urusan di dunia ini hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Janganlah kamu menggantungkan sesuatu kepada selain diriNya. Sebab, hanya Allah Subhanahu Wa Ta’ala. yang mempunyai kekuasaan atas segala hal. Segala usaha dan kerja keras kita tidak akan berarti apa-apa, jika Dia tidak menghendakinya.

Sebagai hambaNya, kita juga boleh berharap dengan berbaik sangka kepadaNya. Namun, kita harus ingat bahwa Dzat yang menentukan hasil usaha kita adalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala. bukan manusia. Singkatnya, hikmah dari orang yang selalu bertawakal kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. di antaranya sebagai berikut:

  1. Allah Subhanahu Wa Ta’ala. mencukupi segala kebutuhannya.
  2. Termasuk dalam golongan orang yang bertakwa.
  3. Dimudahkan rezekinya.
  4. Diampuni dosa-dosanya.
  5. Masuk surga.

Tawakal kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. termasuk perkara yang diwajibkan dalam Islam. Hal ini sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala. berikut:

allah-mencintai-orang-bertawakal

Manfaat tawakal yang lainnya adalah memiliki hati yang teguh dan kemandirian diri yang kuat untuk menjadi yang terbaik. Seseorang yang ingin dicintai oleh masyarakat harus bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dalam hal ini, kita harus mengetahui bentuk-bentuk tawakal agar bisa mengamalkannya dengan mudan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa bentuk tawakal tersebut, di antaranya sebagai berikut:

  1. Melakukan sesuatu atas dasar niat ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
  2. Tidak menggantungkan keberhasilan suatu usaha kepada selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
  3. Bersikap pasrah dan siap menerima hasilnya.
  4. Bersikap tenang, sabar, dan ikhlas dalam menerima keberhasilan dan kegagalan.

Sabar

sabar dan syukur adalah ciri khas muslim

dewikata.blogspot.com

Sabar termasuk salah satu ciri utama seseorang yang bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Bahkan sebagian ulama mengatakan bahwa sabar merupakan setengah bagian dari iman. Sebab, sabar memiliki ikatan yang tidak dapat terpisahkan dari keimanan seseorang, seperti kepala dengan jasad. Hal ini sebagaimana diceritakan oleh Suhaib Ra. bahwa Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda:

“Sungguh, menakjubkan perkara orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan, hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya kepada orang mukmin, yaitu jika ia mendapat kebahagiaan, ia bersyukur karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan, jika ia tertimpa musibah, ia bersabar karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya.” (HR. Muslim)

Dalam hadits tersebut, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam menggambarkan ciri dan keutamaan beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala bagi setiap umatnya. Sementara itu, dalam Al Quran, Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga menjelaskan hal itu sebagaimana firmanNya berikut:

sabar-adalah-ciri-orang-beriman

Ayat tersebut menganjurkan kita untuk selalu bersama orang-orang shalih. Tujuannya, agar kita selalu mengingtak Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan mengharap ridhaNya. Selain itu, kita juga dianjurkan untuk mencegah dan menjauhkan diri dari keinginan maupun perbuatan yang dapat melalaikan perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala Adapun keutamaan bagi orang yang sabar yaitu sebagai berikut:

  • Sabar merupakan sifat yang harus kita miliki karena termasuk perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Sebagaimana orang yang beriman, kita harus meinta pertolongan kepadaNya setelah berusaha dengan penuh kesabaran. Sesungguhnya, usaha yang disertai kesabaran merupakan perbuatan yang disukai oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
  • Kesabaran mendatangkan pujian dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Seseorang yang memelihara kesabaran berarti telah berlalu jujur dalam keimanannya. Sebab, ia mampu menghadapi segala cobaan yang diberikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan tetap mengingatNya dengan baik.
  • Allah Subhanahu Wa Ta’ala mencintai orang yang sabar. Semua orang yang beriman pasti berharap menjadi golongan orang yang dicintai oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Namun, golongan tersebut hanya untuk orang-orang yang sabar terhadap ujian dan cobaan dariNya.
  • Sabar yang dipelihara dengan baik akan mendapat ganjaran yang lebih baik daripada amalan lainnya. Sebab, kesabarannya melebihi usaha atau amalan yang telah dilakukan.
  • Seseorang yang bersabar akan mendapat ampunan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Selain itu, ia juga mendapat pahala dan ampunan dariNya.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita dituntut untuk berlaku sabar, baik dalam menahan amarah, menjauhi kemaksiatan, ibadah, maupun saat menerima cobaan. Sebab, seorang yang tidak bersabar tidak akan bisa menahan amarahnya. Selain itu, ia akan mendapatkan kerugian besar sebagai akibat sifat dari sifat pemarahnya.

Misalnya, ia akan kehilangan akan dan keseimbangan jiwa, sehingga mengambil keputusan yang salam dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Keimanannya berkurang. Bahkan, ia bisa kehilangan teman-temannya. Oleh karena itu, jadilah manusia yang sabar dalam menerima segala ujian maupun cobaan dariNya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

perintah-bersabar

Ayat tersebut menjelaskan betapa pentingnya kesabaran bagi setiap manusia. Islam tidak akan memiliki banyak umat bila tidak disertai dengan kesabaran. Dalam hal ini, sabar merupakan kebutuhan duniawi yang bersifat keagamaan. Oleh karena itu, seseorang yang ingin mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat harus berlaku sabar dalam berbagai kondisi. Adapun kesabaran manusia terbagi menjadi tiga bagian, yaitu sebagai berikut:

  1. Sabar menjalan perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Artinya, ia harus melawan rasa malas ketika hendak melakukan shalat dan segala amal kebaikan lainnya, serta meningkatkan shadaqah.
  2. Sabar menaha diri dari perbuatan maksiat. Menahan diri dari kemaksiatan membutuhkan kesabaran, terutama kemaksiatan lisan, seperti bergunjing, berdusta, memfitnah, dan menipu orang lain.
  3. Sabar menghadapi ujian dan cobaan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Seseorang yang senantiasa bersabar kepadaNya akan mampu melewati semua ujian yang diberikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepadanya, baik bersifat materi maupun dalam bentuk lainnya. Misalnya, ia mengalami kecelakaan, kehilangan harta, atau kehilangan orang yang dicintainya.

Demikian penjelasan dari dua sifat yang dapat mendatangkan cintaNya. Semoga kita dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk sifat-sifat lainnya akan dibahas pada artikel selanjutnya.

Add Comment

Kuliner
Banyak quote-quote unik di Puncak Becici
Dilarang Melempar Mantan di Puncak Becici!
lawang sewu yang dianggap angker
Serunya Wisata Tiga Budaya di Semarang Bersama Keluarga
Patung Maung di Tangkuban Parahu
Semacam Jalan-Jalan ke Tangkuban Parahu Bareng Genk Paracetamol Plus Adu Kamera OPPO vs Xiaomi
Kesehatan Parenting Relationship
Foto pengantin bersama para tamu spesial
Selamat Menempuh Hidup Baru
banyak hal yang dilakukan jomblo di malam minggu, kalian harus tau
Kegiatan Jomblo di Malam Minggu Selain Bermain Game, Kamu yang Mana?
Untukmu yang Sedang Galau Menanti Jodoh