3 Cara Memilih Botol Penyimpanan ASI Berkualitas

ASI adalah hal yang dibutuhkan bayi demi menunjang pertumbuhan dan kecerdasannya. Banyak ibu-ibu modern terkadang tidak punya banyak waktu harus menyusui anak setiap saat dikarenakan jadwal pekerjaan yang tergolong sangat padat. Oleh karena itu banyak ibu menggunakan botol penyimpanan ASI untuk menyimpan ASI yang sudah diperah.

Usia 0 sampai 6 bulan bayi sedang membutuhkan ASI secara ekslusif agar ia tumbuh menjadi anak yang sehat. Pengasuh bayi ataupun keluarga dapat memberikan ASI anda dengan cara menyimpan ASI yang telah diperah ke dalam botol penyimpanan. Jadi, walaupun anda sibuk bekerja atau sibuk di kantor anda masih dapat mempercayai hal tersebut kepada pengasuh. Tapi pastikan bahwa anda mengetahui bagaimana cara memilih botol penyimpanan ASI yang berkualitas.

Cara Memilih Botol Penyimpanan ASI yang Berkualitas

Botol penyimpanan ASI harus dipilih secara benar
olalababies.wordpress.com

Aturan minum ASI yang benar adalah sampai 2 tahun baru di atas usia tersebut bayi dapat dilanjutkan dengan menggunakan susu formula. Walaupun kandungan yang ada di dalam susu formula tidak selengkap pada ASI tapi setidakya ini akan menambah kebutuhannya lainnya.

Ada beberapa cara memilih botol penyimpanan ASI yang berkualitas yang mesti ibu ketahui. jangan sembarangan memilih botol sebab ini akan membuat kandungan gizi di dalam ASI menjadi rusak dan tidak sehat untuk anak.

Botol Berbahan Kaca dan Tutup Karet

Botol penyimpanan ASI yang pertama adalah berbahan kaca dan memiliki tutup karet yang digunakan saat menyimpan ASI. Menyimpan ASI dengan menggunakan botol kaca buktinya akan bertahan lebih lama jika dibandingkan dengan botol berbahan plastik. Hal ini dikarenakan tidak mudah terkontaminasi bakteri dan menggunakan botol kaca akan lebih aman dan tidak mudah kotor.

Botol Bahan Kaca dan Tutup Plastik

Botol bahan kaca dan memiliki tutup plastik juga akan menjadi botol tahan lama seperti halnya botol kaca dengan tutup karet. Menggunakan botol kaca dengan tutup plastik akan membuat botol tidak mudah bocor dan juga dapat menghemat tempat.

Botol Berbahan Plastik Keras

Jenis botol yang terakhir adalah botol berbahan keras. Botol dengan bahan plastik keras hanya dapat disimpan dalam satu kali pemakaian saja. Hal ini dikarenakan bahan plastik kertas akan mudah bocor sehingga anda harus menambahkan wadah lain sebagai lapisnya misalnya anda dapat menggunakan box lalu diletakkan di stabilizer.

Anda juga harus memastikan bahwa ASI yang diberikan kepada anak harus benar-benar sehat dan tidak terkontaminasi bakteri. Misalnya ketika ASI yang dibekukan sudah bewarna kuning maka ini artinya ASI sudah tidak segar.

Mintalah dulu kepada pengasuh atau keluarga mencicipi ASI, apabila rasanya belum asam maka dijamin masih segar. Memberikan ASI tidak segar malah akan mempengaruhi kesehatan bayi dan selalu bersihkan botol penyimpanan ASI yang anda gunakan. Jika ASI kamu kurang begitu subur, kamu dapat mencoba ASI booster tea untuk menyuburkannya. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment