Mengenal Lebih Dekat Penyakit Miom Pada Ibu Hamil

Penyakit Miom – Biasanya miom atau kanker jinak tumbuh di dalam sistem reproduksi, khususnya pada rahim perempuan. Pada umumnya sangat sulit untuk mendeteksi miom, karena masih terlalu kecil dan tidak ada gejalanya yang nampak sebagai petunjuk indikasi. Terlebih bila ibu hamil jarang melakukan pemeriksaan ke dokter.

Penyakit Miom

Penyakit miom sering diabaikan banyak orang dikarenakan gejalanya yang muncul tidak pasti seperti gejala penyakit biasa, diantaranya pembesaran perut yang biasanya diartikan sebagai kenaikan berat badan yang wajar terjadi pada ibu hamil, dan rasa sakit dibagian pelivis yang mungkin dianggapnya sebagai sakit menstruasi. Umumnya gejala yang ditimbulkan tersebut tidak akan membuat seseorang merasakan kekhawatiran.

Memang gejala miom tidak bisa dideteksi dan diindikasikan secara pasti. Penyakit ini juga tidak memberikan gejala yang berarti maupun mencolok. Oleh karena itulah, bila merasakan beberapa gejala atau sesuatu yang berbeda pada tubuh Anda khususnya ibu hamil, sebaiknya segera melakukan konsultasi ke dokter untuk mendeteksi kemungkinan miom sejak dini.

Apabila pembesaran perut merupakan gejala yang ditimbulkan, maka dokter akan melakukan pemeriksaan menggunkaan magnetic resonance imaging (ultrasound) untuk mendeteksi posisi, ukuran serta keberadaan miom di dalam rahim sehingga lebih jelas.

Setelah letak dan ukuran miom diketahui, maka tindakan lebih lanjut dokter melakukan diagnosa dan memberikan pengobatan. Apabila ternyata tubuh tidak menunjukkan gejala yang lebih lanjut, maka dokter tidak akan menyarankan perawatan. Dokter hanya akan tetap mengawasi dan memperhatikan pertumbuhan miom tersebut.

Selain itu, peran Anda juga dituntut untuk tetap waspada dengan memperhatikan gejala yang mungkin akan kembali muncul, bahkan bisa juga lebih parah dari sebelumnya. Apabila gejala yang serius terjadi pada Anda, maka pengobatan intensif akan dilakukan guna mencegah penyebaran maupun pembesaran miom.

Tindakan pencegahan tentu lebih baik dilakukan daripada mengobati. Oleh sebab itu, senjata terbaik untuk mencegah timbulnya penyakit yaitu dengan menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh. Selain itu, ibu hamil juga harus rajin memeriksakan kesehatannya ke dokter.

Hal ini dijadikan sebagai antisipasi baik, sehingga bila ditemukan keluhan atau gangguan kesehatan pada ibu hamil, maka bisa segera mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

Add Comment