Tanggap Flu Burung, Penyebab dan Pencegahannya

Menurut KBBI penyakit adalah sesuatu yang menyebabkan terjadinya gangguan pada makhluk hidup. Penyakit disebabkan oleh bakteri, virus, atau kelainan sistem faal atau jaringan pada organ tubuh makhluk hidup. Saat ini manusia dikhawatirkan dengan adanya penyakit zoonotik atau zoonosis. Apa itu zoonosis? Zoonosis adalah penyakit yang dapat menular dari hewan kepada manusia atau sebaliknya (UU RI No. 41 Tahun 2014).

Penyebab Flu Burung

Apa saja penyakit zoonotik yang muncul akhir-akhir ini? Di Indonesia sendiri kita mengenal flu burung. Flu burung atau avian influenza adalah penyakit pada manusia yang ditularkan dari unggas melalui kontak langsung. Flu burung dapat menyebabkan kematian pada penderita.

Gejala Flu Burung

Karena bahayanya yang fatal, alangkah baiknya kita mengetahui gejala klinis dan penanganannya. Kita diharuskan waspada jika di lingkungan kita tinggal terjadi kematian unggas secara mendadak dalam jumlah yang besar. Sebelum terjadi kematian biasanya unggas menunjukkan gejala:

  • Lemas dan kehilangan selera makan
  • Jengger bengkak dan berwarna kebiru-biruan atau berdarah dan bulu-bulunya rontok
  • Kepala tertunduk menyatu dengan badan
  • Unggas sulit bernafas
  • Bengkak di kepala dan kelopak mata
  • Pendarahan di kulit pada area yang tidak ditumbuhi bulu, terutama kaki

Kita juga harus waspada jika setelah terjadi kematian unggas mendadak di lingkungan sekitar, ada warga yang mengalami gejala:

  • Demam tinggi (di atas 38 oC)
  • Sakit pada dada
  • Susah bernafas
  • Sakit kepala
  • Otot terasa ngilu

Segera periksakan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Pencegahan Flu Burung

harianaceh.co.id

harianaceh.co.id

Hal paling penting dalam mengatasinya adalah dengan meningkatkan kebersihan dengan menggunakan air, sabun, dan sikat. Virus akan mati jika lapisan luarnya yang dilapisi lemak terkena sabun. Melakukan pencegahan terhadap kejadian flu burung sangat penting dan disarankan. Bisa saja unggas tampak sehat meskipun ia membawa virus. Untuk mencegah berjangkitnya virus flu burung, secara aktif coba ikuti petunjuk berikut:

  • Rutin berolahraga dan makan makanan bergizi seimbang serta menjaga kebersihan makanan
  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah kontak dengan unggas dan produk unggas lainnya, sebelum menyiapkan makanan dan sebelum makan
  • Beli unggas yang sehat
  • Jangan makan darah mentah, marus dan daging unggas atau telur setengan matang
  • Jangan menyembelih unggas mati atau sakit
  • Hindari kontak dengan sumber risiko penularan seperti kandang, kotoran, unggas, bulu, dan tempat makan/minum
  • Jangan biarkan anak-anak melakukan kontak dengan unggas atau bermain di dekat kandang

Dirujuk dari:
[KBBI] Kamus Besar Bahasa Indonesia
UU RI No 41 Tahun 2014 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan
Buku Petunjuk Masyarakat Tanggap Flu Burung dengan Perilaku Aksi 100% Bersih

One Response

  1. Media Indonesia December 29, 2015

Add Comment