Dampak Polusi Udara Berbahaya Bagi Ibu Hamil, Cegah dengan 3 Tips Berikut Ini

Dampak Polusi Udara Bagi Ibu Hamil – Ibu hamil yang menjalani aktivitas sehari-hari baik disadari atau tidak tentunya akan terkena paparan dari berbagai jenis unsur yang ada di dalam maupun luar rumah. Bentuknya juga beraneka ragam, bisa berupa zat kimia, radiasi gelombang elektromagnetik dan juga berbagai macam micro organisme yang baik maupun micro organisme yang jahat yang terbawa melalui udara.

Sebagian unsur-unsur tersebut berisiko cukup tinggi terhadap kesehatan juga tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Sejumlah studi menyebutkan, ibu hamil yang sering menghirup udara tercemar mengakibatkan berat bayi yang dilahirkan lebih rendah daripada mereka yang tidak terlalu terkena paparan polusi udara.

Sumber polusi udara bisa dari beberapa media seperti knalpot kendaraan, pembangkit listrik hingga partikel debu. Dampak lain yang ditimbulkan besar kemungkinan bayi berisiko menderita gangguan pernafasan setelah dilahirkan.

Tingginya biaya untuk memiliki ataupun menyewa rumah di kawasan yang baik dan bebas polusi menjadi kendala utama sebagian besar keluarga terutama di Indonesia, sehingga mereka tidak ada pilihan lain untuk tinggal dekat dengan jalan raya. Terpaksa paparan polusi udara harus diterima dan menjadi bagian kehidupan sehari-hari mereka.

Dampak Polusi Udara Untuk Kesehatan

Beberapa penelitian terbaru mengenai polusi udara telah membuahkan hasil, dan mengungkapkan bahwa anak-anak dibawah usia 3 tahun berisiko tinggi terkena dampaknya. Mereka berisiko menderita gangguan pernafasan, pneumonia dan bronkitis, terlebih lagi bagi mereka yang dilahirkan dari ibu yang tinggalnya di lingkungan dekat dengan polusi udara misalnya jalan raya ataupun kawasan industri.

Semakin dekat tempat tinggal ibu hamil dengan kawasan yang udaranya tercemar, maka semakin tinggi pula risiko gangguan kesehatan pada bayinya. Para peneliti juga menjelaskan dampak polusi udara yang dihubungkan dengan risiko autisme pada anak. Anak-anak yang mendiami kawasan dekat dengan sumber polutan berisiko tiga kali lebih besar terdiagnosa autis bila dibandingkan mereka yang tinggal jauh dari sumber polusi tersebut.

Tips Mencegah dari Polusi Udara

Hampir setiap sudut di daerah perkotaan kadar polusinya telah mengalami pencemaran, sehingga sangat sulit untuk memperoleh udara bersih tanpa paparan zat berbahaya. Setidaknya berbagai upaya pencegahan bisa Anda lakukan dengan beberapa tindakan berikut ini, yaitu:

1. Menjauhi Asap Rokok

Kurang lebih sebanyak 7000 bahan kimia berbahaya terdapat pada satu batang rokok. Perokok pasif berisiko terkena batuk asma, infeksi telinga juga keguguran bayi secara mendadak. Sebaiknya Anda menghindari asap dan tempat-tempat para perokok.

2. Mengetahui Berita Terkini

Pada umumnya tingkat polusi di kota-kota besar selalu berubah setiap saatnya. Tingkat polusi udara yang terbaru perlu Anda ketahui sebagai patokan, sehingga Anda bisa memutuskan kapan harus membatasi waktu berada di luar ruangan.

3. Gunakan Masker

masker cegah dampak polusi udara

beritadaerah.co.id

Salah satu cara terbaik untuk menghindari polusi udara saat berada diluar rumah yaitu Anda bisa menggunakan masker. Usahakan Anda selalu menggunakannya saat berjalan-jalan ataupun pergi berbelanja keluar rumah.

Add Comment