Migrasi Website: Cara Pindah Hosting yang Paling Mudah

Satu hal yang akan dialami oleh pemilik web pribadi yaitu pindah hosting. Akan ada saatnya kita memiliki alasan untuk memindahkan website kita dari hosting lama ke hosting baru. Entah itu masih satu provider atau pindah ke provider lain.

Memangnya bisa memindahkan website dari hosting ke hosting lainnya? Bisa! Apakah pindah hosting itu sulit? Ya, sulit banget. Jika kamu sudah menyerah setelah mengetahui pindah hosting itu sulit, maka stop membaca sampai di sini saja. Tapi jika kamu penasaran bagaimana caranya pindah hosting, maka silakan kepoin hingga akhir.

Kita asumsikan website pribadi kita menggunakan CMS WordPress, ya.

Backup Data Website Kita di Hosting Lama

Backup data website merupakan sebuah keharusan. Walaupun kamu tidak sedang ingin memindahkan website ke hosting baru, alangkah baiknya kamu membackup data website secara berkala. Untuk apa? Banyak sekali kegunaannya.

Salah satunya sebagai bentuk antisipasi ketika hosting mengalami masalah. Bisa saja sewaktu-waktu semua data di hosting kita hilang. Nah, jika kita memiliki data backup, tinggal restore saja, urusan kelar.

Lalu bagaimana caranya membackup data website? Banyak sekali caranya. Hal yang paling mudah yaitu dengan masuk ke cpanel, pilih file manager. Klik public_html, lalu pilih folder yang akan dibuatkan zip. Setelah berhasil menjadi file .zip, silakan diunduh. Simpan baik-baik file tersebut, jangan sampai terkena virus atau pun malware.

Export Database

cara mudah export file database

ngadimun.com

Banyak sekali orang melupakan yang satu ini. Mereka hanya fokus pada data saja, sedangkan databasenya diacuhkan. Padahal ini juga sangat penting. Caranya cukup mudah, yaitu dengan masuk ke cpanel, lalu pilih phpMyAdmin.

Install CMS WordPress di Hosting Baru

Login ke hosting (cpanel) baru, lalu pilih Softaculous Application. Di sana akan banyak sekali CMS yang bisa kamu install. Namun kamu cukup pilih wordpress, lalu install.

Sebenarnya ini sama seperti membuat website baru. Kamu bisa membaca selengkapnya di Membuat Website .com dengan CMS WordPress.

Upload Data .zip ke Hosting Baru

File .zip yang sudah diunduh ke komputer, kamu unggah kembali ke hosting kamu yang baru. Cukup restore file .zip tersebut. Namun perlu kamu perhatikan nama foldernya.

Upload dan Update Database

Database yang sudah kamu download sebelumnya, kamu upload kembali ke hosting yang baru. Caranya masuk ke cpanel hosting baru, kemudian pilih phpMyAdmin. Di sana ada pilihan untuk import. Setelah diimport, kamu sesuaikan dengan database baru.

Update Nameserver Domain Kamu

Setelah semua tahapan di atas benar, kamu tinggal mengganti nameserver di domain kamu dengan nameserver dari hosting baru kamu. Caranya yaitu masuk ke member area dimana kamu membeli domain. Kemudian cukup edit nameservernya. Tunggu hingga 24 jam, maka website kamu sudah bisa berjalan normal kembali.

Ada satu hal yang mesti kamu ingat, bahwa ketika proses migrasi atau pindah hosting, kamu dilarang update tulisan di website kamu. Minimal 24 hingga 48 jam ke depan. Karena dikhawatirkan tulisan baru yang kamu update di website kamu masih ‘tercatat’ di hosting yang lama. Sehingga ketika website 100% pindah ke hosting baru, tulisan tersebut hilang.

Demikian tutorial cara pindah hosting. Jika kamu merasa pusing, saya juga mengalaminya. Tulisan ini semata-mata hanya untuk memenuhi target one day one post. Namun secara garis besar, langkah-langkah di atas sudah mendekati kebenaran. Namun ingat, sesungguhnya kebenaran hanya milik Allah. Jika ada yang salah, itu pasti dari saya. Mohon maaf dan terimakasih sudah sudi membaca hingga akhir. Peace and love! :*

Leave a Reply