Cara Mudah Membuat Pupuk Kompos dengan Bahan di Sekitar Rumah

Seperti yang kamu ketahui, pupuk sangatlah penting bagi kesuburan tanaman. Secara umum, keberadaan pupuk terbagi menjadi banyak jenis mulai dari pupuk kandang, kompos, organik maupun pupuk anorganik. Walaupun dibedakan jenisnya namun masih memiliki peranan yang sama.

Nah, pembahasan kali ini akan merujuk pada Cara Membuat Pupuk Kompos dengan memanfaatkan bahan lingkungan di sekitar rumah. Kenapa memilih pupuk kompos? Alasanya bahwa sebagian para petani mengandalkan pupuk ini sebagai pengurai tanaman, penggembur melalui organisme hidup sehingga akan lebih alami dalam menunjang pertumbuhan maupun perkembangan tanaman.

Meski harganya terjangkau, tentunya kamu juga dapat membuatnya sendiri di rumah dan dengan begitu akan lebih menghemat biaya pengeluaran. Apakah butuh keahlian khusus? Tidak, karena kamu hanya perlu memanfaatkan bahan – bahan yang tersedia di lingkungan sekitar kemudian memprosesnya sampai menjadi pupuk kompos. Ingin tahu bagaimana langkahnya, segera ikuti tahap demi tahap dibawah ini secara lengkap.

Cara Membuat Pupuk Kompos

Siapkan Bahan

Pertama kali, kamu harus mempersiapkan beberapa bahan utama seperti karung goni, sampah hijau (organik), tanah pavling, sampah coklat (kotoran hewani) dan bak atau drum besar. Memang ada bahan lain sebagai penunjang namun cukup dengan bahan tersebut sudah bisa menjadikan pupuk kompos sederhana.

Campurkan Bahan Pada Drum yang Dilubangi

cara membuat pupuk kompos

rideralam.com

Lubangi drum besar atau bak di bagian bawahnya terlebih dulu, kemudian masukkan tanah untuk alasnya. Lalu masukkan pula sampah hijau dan sampah cokelat. Aduklah kedua bahan tersebut agar tercampur merata. Tujuan drum dikasih lubang maupun tanah tidak lain adalah untuk memperlancar proses pengairan agar saat terjadi kelebihan air dapat merembes ke bawah.

Diamkan Sejenak

Berikutnya, bila sudah tercampur. Sebaiknya tambahkan tanah diatasnya. Diamkan sejenak supaya mikroba aktif di dalam tanah sehingga mengolah sampah menjadi pupuk kompos. Nah, ini merupakan proses terpenting yang mana kamu harus kembali mengulangi proses pencampuran sampah hijau dan coklat untuk kemudian ditimbun kembali dengan tanah diatasnya. Kalo perlu habiskan semua bahan yang sudah disiapkan sebelumnya.

Tutup Drum dengan Karung Goni

Cara Membuat Pupuk Kompos selanjutnya yakni menutup drum atau bak dengan karung goni. Setelahnya, biarkan sampai hari ketujuh dan bukalah campuran bahan tersebut untuk diaduk sebentar. Kemudian, kamu boleh menutupnya lagi dan jangan lupa melakukan pengulangan pada proses ini setiap kali memasuki hari ketujuh.

Tambahkan Bio-Activator

Demi mempercepat proses pengomposan, sebaiknya tambahkan sejenis bio-activator seperti larutan EM (microorganism). Kamu bisa memperolehnya di toko – toko pertanian yang biasanya menjual produk larutan EM.

Kalo masih belum ketemu, silahkan mencarinya di pasar swalayan atau toko khusus penyedia pupuk tanaman. Untuk dosisnya, umumnya terdapat pada kemasan, jadi sesuaikan saja dan jangan berlebihan yang dikhawatirkan pembuatan pupuk kompos alami gagal total.

Pemisahan Kompos

Ketika berumur 4-6 minggu, Bila kamu membuka bak dan melihat campuran pupuknya bewarna hitam serta tak berbau maka proses pengomposan telah selesai. Artinya pupuk kompos telah berhasil dibuat. Kini saatnya memisahkan antara bagian kasar dengan yang halus menggunakan ayakan.

Ingat! bagian kasarnya jangan langsung dibuang karena masih berguna sebagai bahan campuran sekaligus activator ketika kamu ingin memproses ulang pembuatan pupuk kompos.

Begitulah kira – kira Cara Membuat Pupuk Kompos paling dasar. Jadi kamu tidak harus membelinya mengingat belum tentu kualitasnya akan sama terhadap pupuk kompos buatan anda sendiri. Selain menghemat biaya, juga dapat membantu memanfaatkan bahan lingkungan sekitar rumah lebih berguna kedepanya. Segera praktekkan dan semoga berhasil.

Add Comment

Kuliner
Banyak quote-quote unik di Puncak Becici
Dilarang Melempar Mantan di Puncak Becici!
lawang sewu yang dianggap angker
Serunya Wisata Tiga Budaya di Semarang Bersama Keluarga
Patung Maung di Tangkuban Parahu
Semacam Jalan-Jalan ke Tangkuban Parahu Bareng Genk Paracetamol Plus Adu Kamera OPPO vs Xiaomi
Kesehatan Parenting Relationship
Foto pengantin bersama para tamu spesial
Selamat Menempuh Hidup Baru
banyak hal yang dilakukan jomblo di malam minggu, kalian harus tau
Kegiatan Jomblo di Malam Minggu Selain Bermain Game, Kamu yang Mana?
Untukmu yang Sedang Galau Menanti Jodoh