Bunga Wijaya Kusuma, Bunga Indah yang Hanya Mekar di Malam Hari

Mungkin kamu pernah mendengar ada jenis bunga yang dapat mekar hanya di malam hari? Ya, benar sekali bahwa bunga tersebut adalah Bunga Wijaya Kusuma. Biasanya orang – orang menyebutnya dengan bunga misterius akibat dari sifat uniknya mekar di waktu malam datang.

Meski sampai sekarang bunga ini begitu terkenal di Indonesia khususnya area jawa, sebenarnya wijaya kusuma bukanlah tanaman asli dalam negri melainkan asal tempatnya yaitu dari daratan Amerika Selatan. Disanalah bunga tersebut kian tumbuh besar dan langsung terkenal ke beberapa negara bagian seperti wilayah China hingga sampailah ke Indonesia.

Kali menurut cerita yang ada, sebelum terkenal di Indonesia, bunga wijaya kusuma ternyata terlebih dulu dikenal oleh masa – masa kerajaan majapahit yang saat bersamaan dikenal pula oleh negara China. Nama latinnya disebut dengan Epiphlyllum Oxypetahulum tetapi ada juga julukan latin Epidhyllum anguliger.

Padahal diantara keduanya merupakan spesies berbeda namun masih memiliki kesamaan ciri – cirinya terutama pada bentuk daun E atau biasa orang menyebutnya “kaktus balung iwak”. Seperti pada pejelasan diatas bahwa Bunga Wijaya Kusuma tidak hanya mendapat julukan bunga misterius saja melainkan sebagai ratu malam (Night Queen) mengingat mekarnya hanya saat malam hari.

Disisi lain, sionim daripada nama latin bunga yang satu ini ternyata memiliki kurang lebih 13 nama dan hampir mirip sekali masing – masing penamaanya.

Ciri-Ciri Bunga Wijaya Kusuma

fncoorporation.wordpress.com

fncoorporation.wordpress.com

Menjadi salah satu spesies langka, bunga ini masih tergolong dalam family Cactaceae atau anggota kaktus. Diantara ciri khususnya, pada batang nampak berbentuk silindris, tingginya bisa mencapai 3 meter dan mampu bertahan di cuaca tertentu. Beralih ke bagian daunya, terbentuk setiap helai daun pipih dan memanjang. Tak jarang pula daunya mampu mengecil dan mengeras.

Permukaanya terasa halus tanpa adanya duri serta bagian tepinya tak terlihat bergelombang. Untuk warnanya sama seperti daun pada tanama lainya dengan hijau muda. Biasanya, panjang daun dapat mencapai 10-15 cm. Dasarnya, Bunga Wijaya Kusuma muncul dari tepi daun kemudian kuncupnya semakin lama akan kain memanjang. Jadi tangkai bunga tersebut secara otomatis akan menjuntai ke arah bawah. Pada diameter bunganya bisa mencapai 10-12 cm denga warna putih dan bau khasnya yang harum.

Nah, untuk bagian tangkainya bewarna merah muda. Benarkah bunga ini mampu berbuah? Jangan salah meski mekar di waktu tertentu, ternyata perkembanganya dapat menghasilakan buah dengan bentuk bulat bercirikan biji warna hitam. Bagi kamu yang ingin mengembangbiakan tanaman tersebut, masih sangat efekftif bila menanam bibit dari biji ataupun melalui teknik stek daun.

Begitulah keunikan Bunga Wijaya Kusuma dimana syarat akan mitos yang masih melekat terhadap masyarakat di sekitarmu. Bukan berarti bunga ini menakutkan justru kian menarik perhatian setiap orang sampai mereka mempertanyakan kenapa hanya mekar diwaktu malam hari dan mulai layu menjelang pagi hari.

Nah, tentunya kamu pasti ikut penasaran kan? Tenang saja, kamu masih bisa menanamnya di pekarangan atau halaman rumah dengan cara membeli bibitnya secara langsung di toko –toko pertanian kemudian menanam di dalam pot atau polybag.

Sebagai catatan jika bunga tersebut dapat tumbuh optimal ketika berada di lingkungan beriklium sedang sampai tropis. Jadi bila kamu ada di lingkungan subtropis, sepertinya akan butuh perhatian khusus dalam perawatan serta pemeliharaanya. Semoga bermanfaat, terima kasih atas kunjunganya.

Add Comment