Bunga Sepatu, Bunga Indah yang Banyak Manfaatnya

Bunga Sepatu (Hibiscus Rosinenses) adalah golongn family Malvaceae yakni jenis tanaman yang bersemak atau jarang sekai berupa pohon. Umumnya, orang – orang memanfaatkan tanaman sepatu sebagai tanaman hias maupun pagar hidup demi memperindah lingkungan sekitar rumah.

Pengembanya pun cukup mudah melalui teknik pencangkokan atau stek batang tanpa perlu penyebaran biji ke area penanaman. Secara khusus, kamu pasti pernah mengenal mendengar jika family malvaceae tidak hanya terdiri dari puluhan jenis saja melainkan ada sekitar 900 jenis yang tergolong dalam 50 marga.

Diantara penyebaranya meliputi daerah tropika hingga ke daerah beriklim sedang. Jadi bukan tidak hal aneh bila bunga sepatu terkadang mampu hidup di dua tempat berbeda. Pertumbuhanya pun dapat terjadi sepanjang tahun dengan tinggi maksimal mencapai 1-4 meter. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa langsung menyimak ciri – ciri spesifik dibawah ini.

Ciri – Ciri Bunga Sepatu

bunga sepatu yang sangat indah mudah sekali ditanam

joenkphotostock.blogspot.com

Membahas ciri khusus tanaman sepatu, tentu saja takkan jauh – jauh dari perakaran, batang, kelopak, daun serta mahkotanya. Berawal dari sistem perakaranya adalah tunggang bewarna colat muda., Batangnya berbentuk bulat dengan percabangan monopodial yang mampu mencapai ketinggan hingga 3 meter.

Karakter lain, batang tanaman sepatu nampak lebih bulat, berdiameter 9 cm, bewarn ungu muda. Kemudian daunya nampak bertangkai, ujung meruncing dan jarang yang terlihat berlekuk. Dan jika kamu memegang tepi daunya akan terasa bergerigi kasar dan pangkalnya menjari. Untuk panjang daunya sendiri bisa 4-15 cm sedangkan lebarnya mencapai kisaran 2,5-20 cm.

Berlanjut ke ciri bunganya, memang nampak individual dengan sedikit menggantung. Hal itu disebabkan oleh jenis kultivar dan hibrida yang biasanya memng berupa bunga tunggal (mahkota selapis) dan bunga ganda (mahkota berlapis). Bentuknya layaknya lonceng kecil bersanding tangkai sari panjang. Diliputi kelopak daun sejumlah 6-9 (berbentu lanset garis) yang hampir tidak lebih panjang dari kelopaknya.

Nah, yang unik disini adalah daun mahkotanya berbentu bulat seperti telur terbalik (bentuk baji) dengan panjang sekitar 5-8,5 cm. Adapun macam warna di bagian mahkota tersebut antara lain warna kuning, orange serta merah.

Disisi lain, ternyat bunganya bisa mekar dengan menghadap ke atas, ke samping bahkan e bawah. Meski begitu, tanaman ini tergolong steril jadi tak menghasilkan buah sama sekali. Seperti penjelasan sebelumnya saat berada di iklik tropis, bunga sepatu mampu berbunga sepanjang tahun, lain halnya ketika berada di iklm subtropics hanya saat musim panas dan musim gugur saja.

Manfaat Bunga Sepatu

bunga sepatu selain indah juga sebagai obat

obatparuparubasah.com

Berbicara soal manfaat bunga sepatu, pasti kamu sudah lebih dulu mengetahuinya bukan? Ya, benar sekali, bahwa Hibiscus rosasinensis berkhasiat sebagai obat tradisional untuk mengatasi penyakit demam pada anak, batuk serta sariawan.

Di negara Nigeria saja, sebagia masyarakat juga telah meyakini serta menggunakan daun tanaman sepatu untuk menambah vitalitas pria (aprodisiaka). Dan beberap sumber pun mengatakan bila ekstrak etanolik daunnya mampu menurunkan kadar kolesterol darah total , menurunkan kadar gula bahkan serum trigleserida. Jadi secara otomatis akan terjadi peningkatan level HDL maupun pengontrolan gula darah yang membantu mempertahankan kesehatan tubuh.

Itulah ciri utama Bunga Sepatu serta pemanfaatanya sebagai obat tradisional. Terlepas dari itu semua, kamu tetap masih bisa memanfaatkanya untuk menghiasi halaman di lingkungan rumah. Semoga informasi kali ini berguna dan jangan lupa berkunjung kembali demi mendapatkan berita terupdate lainya. Sekian, terima kasih.

Leave a Reply