budidaya jamur tiram untung berlipat

Cara Budidaya Jamur Tiram yang Simpel untuk Semua Kalangan

Saat ini prospek jamur tiram sangatlah besar. Hal ini dikarenakan jumlah petani atau pelaku budidaya jamur tiram sangat minim jumlahnya. Berbanding terbalik dengan jumlah kebutuhan jamur tiram yang mengalami peningkatan setiap harinya.

Memulai budidaya jamur tiram bukanlah sesuatu yang susah. Hal ini karena tidak membutuhkan ketrampilan khusus. Hanya saja membutuhkan ketekunan dan ketelatenan. Menjaga agar ruang budidaya atau kumbung senantiasa bersih dan sehat adalah kunci utama.

Bibit jamur atau baglog bisa dibeli dengan harga sangat murah. Di beberapa daerah seperti Jogja bibit jamur bisa didapat dengan harga mulai Rp 1.800. Bagi yang sudah jalan mereka akan berlangganan dengan penyedia bibit sehingga tidak perlu takut tidak kehabisan bibit.

Meski secara sepintas tata cara budidaya jamur tiram relative mudah tetap saja ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Perhatian ini dimulai dari pembuatan kumbung sampai dengan panen.

Teknik Budidaya Jamur Tiram

1. Persiapan Kumbung (Rak Baglog)

kumbung dan rak baglog jamur tiram harus dipersiapkan
blog.pasarpetani.com

Bila kamu telah memutuskan untuk membudidayakan jamur tiram maka siapkan terlebih dahulu kumbung atau biasa disebut rumah jamur. Kenapa? karena jamur tiram mampu tumbuh dengan baik dalam ruangan tertutup yang terjaga kelembapanya.

Syarat lain yang harus terpenuhi adalah kondisi lingkungan yang tidak berubah – ubah, jadi akan cocok jika penempatanya di sebuah kumbung. Dan bila kamu berada di wilayah dataran rendah akan lebih bagus lagi untuk selalu menyirami area kumbung agar suhu di lingkungan tersebut tetap stabil. Tiap rak, dapat kamu susun 3-5 baglog serta pastikan bahwa kekuatan rak dapat menampung bibit jamur tiram.

2. Menyediakan Bibit

Kamu bisa mendapatkan bibit jamur tiram unggul dengan melakukan persemaian mandiri. Namun jika dirasa kurang mampu atau masih pemula, saran terbaik adalah memperoleh bibit di toko – toko penjual bibit atau toko pertanian. Dengan begitu, kamu tinggal melanjutkan pemeliharaan bibit tersebut di dalam kumbung.

3. Penanaman Awal

bibit jamur tiram yang biasa disebut baglog
dyanwidyastanto.wordpress.com

Untuk langkah penanaman jamur tiram tidaklah sama dengan menanam tumbuhan diatas tanah. Jadi kamu akan memerlukan 1 buah plastik yang sudah diisi cairan khusus, beserta kapas (sebagai media) untuk membudidayakannya. Kemudian, kamu menautkan bibit jamur tersebut di bagian ujung plastik dan diikat menggunakan tali. langkah selanjutnya yakni menjaga kebersihan dan suhu kumbung supaya tetap stabil.

4. Tahap Pemeliharaan

Budidaya Jamur Tiram memerlukan pemeliharaan khusus. Seperti yang kamu ketahui, jamur tiram tidak akan tahan terhadap suhu panas sehingga perlu penyiraman secara rutin serta mengatur suhu di kumbung. Kamu tentu saja bisa memanfaatkan thermometer agar suhu ruangan terpantau jelas.

Bila sewaktu – waktu kamu menemukan penyakit pada salah satu jamur tiram sebaiknya cari solusi terbaik dengan memberinya obat khusus pembasmi hama jamur. Namun bila kamu kurang mengetahuinya, segera saja singkirkan dari kumbung demi meminimalisir kontaminasi terhadap jamur tiram lainya.

5. Penanganan Hama

Faktor lingkungan kurang kondusif, suhu tidak stabil bisa menjadi penyebab utama timbulnya hama atau penyakit pada jamur. Diantara hama yang seringkali dijumpai adalah laba – laba, semut, ulat serta cendawan (jamur lain bersifat parasite). Jadi pencegahan dengan membersihkan kumbung secara rutin (1-2 kali sehari) merupakan hal mutlak dan harus kamu lakukan.

6. Panen

budidaya jamur tiram untung berlipat
jamurtiram-banua.blogspot.com

Berdasar sumber, kamu dapat memanen jamur tiram setelah memasuki umur 40 hari atau lebih. Ciri – cirnya seperti ukuran sudah nampak melebar dan tepinya runcing. Selalu usahakan panennya sebelum jamur mekar sepenuhnya dengan tujuan agar tidak gampang pecah.

Pilih antara hasil jamur yang baik dan jelek serta setelah pemanenan, jangan lupa untuk mencucinya pakai air bersih lalu pisah bagian pangkal dan tubuhnya Kamu bisa memakai pestisida untuk menghilangkan kotoran – kotoran yang masih menempel di bagian tertentu.

Itulah langkah dasar Budidaya Jamur Tiram yang bisa kamu lakukan secara mandiri. Semoga bermanfaat dan bisa memberikan wawasan lebih luas lagi. Sekian, terima kasih.

Leave a Comment