Ayo Lakukan 4 Hal Ini Untuk Mencegah Penyakit Batu Ginjal

Mengenal Batu Ginjal

Batu ginjal atau dalam istilah medis nephrolithiasis atau urolithiasis merupakan penyakit yang sering ditemui di Indonesia, yang seyogyanya dapat mengancam jiwa. Umumnya diderita oleh orang yang telah berusia 70-an tahun. Menurut survey, laki-laki memiliki resiko terserang penyakit batu ginjal lebih besar dibandingkan dengan perempuan.

Secara umum, penyakit batu ginjal disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat. Misal pola makan yang tidak menentu, jarang minum air putih, jarang buang air kecil atau sering menahan buang air kecil, sering mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung bahan pengawet atau bahan sintesis lainnya, serta bisa juga karena suhu udara lingkungan yang sering berubah secara drastis.

Menurut ilmu kedokteran, terjadinya batu ginjal yaitu zat-zat limbah yang terdapat di ginjal yang akan dibuang dalam bentuk urin terlalu tinggi, sehingga tidak sepenuhnya dapat dibuang oleh tubuh. Karena tidak terbuang sepenuhnya, maka akan timbul endapan di dalam ginjal. Endapan tersebut kemudian dapat mengeras atau mengkristal, sehingga terbentuklah apa yang dinamakan batu ginjal.

Mencegah Penyakit Batu Ginjal

Hampir semua penyakit diakibatkan oleh pola hidup yang tidak sehat. Maka dari itu mulai sekarang perbaikilah hidup kita agar selamat dan terhindar dari penyakit. Khusus untuk pencegahan penyakit batu ginjal, berikut ini adalah cara mudah agar terhindar dari penyakit batu ginjal menurut Dr. Julio Davalos, Direktur Endourology dan batu ginjal dari University of Maryland Baltimore Washington Medical Center.

Tetap Terhidrasi

Dari banyaknya kasus penyakit batu ginjal, Davalos berkesimpulan bahwa penyebab utama dari penyakit batu ginjal yaitu dehidrasi. Air putih memang selalu menjadi penentu kesehatan seseorang. Ketika ada orang yang jarang sekali minum air putih, bisa dipastikan orang tersebut setidaknya akan terserang penyakit dalam, misal penyakit batu ginjal.

Yang menyebabkan batu ginjal yaitu kalsium, oxylate, fosfat atau asam urat, dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari akan mengkristal ketika kita kurang mengkonsumsi air putih. Kita dapat mengetahui apakah kita kurang mengkonsumsi air atau tidak dengan cara melihat warna urine yang kita keluarkan. Urine yang berwarna gelap merupakan tanda bahwa kita kurang mengkonsumsi air putih. So, mulailah dengan perbanyak minum air putih.

Mengurangi Konsumsi Kalsium

Terlalu banyak kalsium di dalam urine akan menyebabkan endapan batu kalsium. Penyebab banyaknya kalsium di tubuh kita karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin D maupun oksalat, misalnya hati sapi, kacang kedelai, cokelat, kopi, teh, dan tiram.

Namun rekomendasi dari National Institutes of Health, menyarankan bahwa orang dewasa yang sehat perlu mengonsumsi kalsium, sekitar 1000-1300 mg kalsium sehari. Namun jika kamu memiliki riwayat menderita batu ginjal, konsumsi kalsiumnya lebih rendah, sekitar 800 mg atau bisa lebih rendah lagi. Yang penting tubuh tetap mendapatkan asupan kalsium.

Hati-hati Terhadap Makan yang Mengandung Protein

Protein hewani terbukti dapat meningkatkan asam urat, yang sudah tentu menimbulkan batu ginjal. Untuk itu, berhati-hatilah ketika akan mengkonsumsi makanan yang mengandung protein hewani. Beberapa makanan yang mengandung protein hewani yaitu daging unggas, daging merah dan telur.

Tidak Menahan Buang Air Kecil

Menahan buang air kecil sama saja dengan sengaja mengendapkan kalsium, asam urat dan vitamin D. Sedangkan endapan tersebut adalah batu ginjal itu sendiri. Ketika banyak minum air putih, konsekuensinya yaitu sering buang air kecil. Merepotkan memang, tapi setidaknya itu adalah kesempatan kamu untuk beranjak dan menggerakan tubuh setelah beberapa jam bekerja di tempat duduk.

Baca juga: 5 Tanaman untuk Mengobati Sakit Maag

Leave a Comment