7 Gambar Jenis dan Cara Ternak Ikan Cupang

Ikan cupang cukup populer di Indonesia. Ikan ini memiliki tubuh yang indah, sehingga banyak yang mengoleksinya di aquarium. Banyak sekali jenis ikan cupang yang memiliki khas masing-masing.

Harga ikan cupang relatif murah. Namun, melihat dari peminat yang begitu banyak, maka tak ada salahnya jika kita kembangkan sebagai usaha.

Jenis Ikan Cupang

Halfmoon

Jenis ikan cupang ini sirip dan ekornya seolah membentuk setengah lingkaran. Sehingga seperti bulan paruh atau halfmoon. Berikut beberapa jenis ikan cupang halfmoon.

binatangpeliharaan.org

binatangpeliharaan.org

wawasangadis.blogspot.com

wawasangadis.blogspot.com

Plakat

Jenis ikan cupang yang paling banyak digemari yaitu ikan cupang jenis plakat. Ikan cupang ini memiliki bentuk yang cenderung pendek dan terlihat buntek. Ikan cupang plakat ini biasa dibuat tarung sehingga banyak yang menyebutnya jenis ikan cupang laga. Jika disatukan dalam aquarium, jenis ikan cupang ini akan bertarung. Sehingga banyak breeder yang dengan sengaja mengembangbiakan jenis ikan cupang ini agar menjadi kuat, agresif dan galak dengan memberikan beberapa obat-obatan sejak menetas.

 

Cupang Alam

Jenis ikan cupang alam ini merupakan jenis asli dari alam yang belum pernah dilakukan penyilangan atau pun rekayasa genetik. Jenis ikan cupang ini banyak terdapat di rawa, sawah atau sungai. Ada juga jenis ikan cupang langka yang memiliki harga sangat tinggi. CUpang-cupang yangkita kenal, asalnya dari jenis ikan cupang alam ini.

wikipedia.org

wikipedia.org

wikipedia.org

wikipedia.org

Double Tail Betta

Mirip dengan ikan cupang halfmoon, jenis ikan cupang ini memiliki ekor membentuk setengah lingkaran yang menyatu dengan sirip. Akan tetapi sesuai dengan namanya, ekor dari jenis ikan cupang double tail ini terbagi menjadi dua.

www.microcosmoacquari.it

www.microcosmoacquari.it

aquariadise.com

aquariadise.com

livefish.com.au

livefish.com.au

Veiltail

Jenis ikan cupang ini dulu pernah populer karena kemudahannya didapat. Namun dengan banyaknya jenis ikan cupang yang baru, jenis ikan cupang veiltail ini semakin meredup.

fishexchange.com

fishexchange.com

www.cichlids.com

www.cichlids.com

Crowntail atau Serit

Crowntail atau lebih dikenal dengan sebutan serit merupakan jenis ikan cupang yang dikembangbiakan oleh breeder asal Indonesia, tepatnya di daerah Slipi, Jakarta. Crwontail memiliki ekor seperti mahkota jika ekor tersebut dibalikan ke atas. Karena keindahan ekornya dan terlihat unik, jenis ikan cupang crowntail ini bisa mendunia.

filckr.com

filckr.com

filckr.com

filckr.com

photobucket.com

photobucket.com

Giant Betta

Seperti namanya, giant betta merupakan ikan cupang yang memiliki tubuh besar atau raksasa. Tumbuh hingga 12-15 cm, membuat jenis ikan cupang ini kurang agresif dalam berenang.

jotyabettanews.blogspot.com

jotyabettanews.blogspot.com

putrajogjakarta.wordpress.com

putrajogjakarta.wordpress.com

Memilih Bibit Ikan Cupang

Memulai ternak ikan cupang diawali dengan memilih bibit yang berkualitas [baca juga: Ikan Buntal Air Tawar]. Bibit yang baik haruslah dari keturunan unggul, bebas penyakit, kondisi bugar dan tidak ada cacat bawaan. Tempatkan terpisah antara bibit jantan dan betina.

Ikan cupang jantan memiliki ciri gerakannya lincah, warna cerah, ekor dan sirip mengembang lebar dan tubuhnya lebih besar. Sedangkan yang betina memiliki ekor dan sirip lebih pendek, tubuh lebih kecil, warna kusam dan lebih lamban.

Lakukan pemijahan ketika induk jantan dan betina siap dikawainkan atau sudah masuk fase matang gonad. Ciri-ciri induk ikan cupang siap dikawinkan yaitu:

Cupang Jantan

  1. Berumur 4-8 bulan
  2. Bentuk badan panjang
  3. Siripnya panjang dengan warna terang atraktif
  4. Gerakannya agresif dan lincah

Cupang Betina

  1. Umur 3-4 bulan
  2. Bentuk badan membulat dengan perut buncit
  3. sirip pendek dengan warna kusam tidak menarik
  4. Gerakan lambat

Pemijahan Ikan Cupang

Ketika induk ikan cupang sudah siap kawin, maka siapkanlah wadah seperti aquarium kecil yang berukuran 20x20x20 cm. Sediakan juga gelas plastik untuk ikan cupang betina dan tumbuhan air misal kayambang.

Dalam sekali kawin, telur yang dihasilkan ikan cupang mencapai 1000 butir. Dalam 24 jam setelah pembuahan, telur-telur tersebut akan menetas. Walaupun telur yang dihasilkan banyak, namun tingkat kematiannya sangat tinggi. Biasanya hanya 30-50 ekor ikan cupang yang hidup.

Ikan cupang jantan dapat dikawinkan hingga 8 kali dalam interval waktu 2-3 minggu. Sedangkan betina, usahakan cukup sekali saja. Karena jika dipaksakan akan menghasilkan ikan yang didominasi berkelamin betina.

Langkah-langkah Pemijahan

Tempat pemijahan diisi dengan air bersih setengah aquarium kecil (dilebihkan sedikit). Gunakan air sungai yang jernih. Sebelum dimasukan ke aquarium tempat pemijahan, air diendapkan terlebih dahulu. Jangan menggunakan air kemasan atau PAM yang mengandung kaporit.

Tambahkan tumbuhan air ke aquarium pemijahan sebagai tempat berlindung burayak. Tapi ngat, jangan terlalu banyak, karena akan oksigen terlarut dalam air akan habis oleh tumbuhan air tersebut.

Masukan ikan cupang jantan ke aquarium pemijahan. Biarkan selama satu hari di aquarium tersebut. Masukan ikan cupang betina ke dalam gelas plastik dan simpan di aquarium tempat pemijahan. Ini dimaksudkan agar ikan cupang jantan mengeluarkan gelembung-gelembung untuk menyimpan telur yang sudah dibuahi.

Setelah gelembung-gelembung dirasa cukup. keluarkanlah ikan cupang dari gelas plastik dan masukan ke aquarium tempat pemijahan. Waktu pemijahan sekitar pukul 7-10 pagi atau pukul 4-6 sore. Karena ikan ini cukup sensitif, tempatkanlah aquarium pemijahan di tempat yang tenang, terhindar dari hilir mudik orang lewat dan suara bising.

Setelah terjadi pembuahan, keluarkan ikan cupang betina dari aquarium pemijahan. Karena jika tidak, telur-telur yang telah dibuahi akan dimakan. Biarkan ikan cupang jantan yang bertanggung jawab menjaga dan membesarkan burayak. Ikan cupang jantan akan memunguti telur yang telah dibuahi kemudian ditempatkan di gelembung-gelembung yang telah dibuatnya.

Tunggu sekitar satu hari, telur-telur akan menetas. Tidak perlu dikasih pakan selama tiga hari ke depan. Karena masih adanya nutrisi yang terbawa dalam telur. Induk jantan juga berpuasa selama menjaga burayak.

Di hari ke-4 berikanlah pakan berupa kutu air (daphnia atau monia). Pakan yang diberikan jangan melebihi jumlah burayak, karena akan mengotori air yang menyebabkan burayak pada mati.

Ikan cupang jantan diambil dari aquarium pemijahan setelah dua minggu stelah menetasnya telur. Buarayak dipindahkan ke aquarium lebih besar atau wadah lainnya yang memiliki volume lebih besar. Berikanlah pakan berupa kutu air yang lebih besar atau bisa juga larva nyamuk.

Ketika mencapai umur 1,5 bulan, pilah ikan cupang berdasarkan jenis kelamin. Pisahkan ke wadah pembesaran.

 

24 Comments

  1. cinta May 24, 2015
  2. m. June 13, 2015
  3. m. June 13, 2015
  4. m. June 13, 2015
  5. ikhwanul andrian August 14, 2015
  6. berok August 22, 2015
  7. all September 17, 2015
  8. hanya dengan Rp.65000 wc mampet dapat ditangani September 19, 2015
  9. andi one September 21, 2015
  10. nak belog September 29, 2015
  11. Rendy maulana October 26, 2015
  12. Azka November 5, 2015
  13. thung November 10, 2015
  14. zidan December 22, 2015
  15. juragan mumut January 13, 2016
  16. febrian April 8, 2016
  17. Ikmal abrari r June 18, 2016
  18. adi susilo June 25, 2016
  19. ikhsan_Beta Mania June 27, 2016
  20. Nico July 3, 2016
  21. fauzi July 25, 2016
  22. alfian August 14, 2016
  23. akmalharmadika August 22, 2016
  24. Rizky novaldi April 2, 2017

Add Comment